Jual Ganja ACEH

Ada Stok GANJA
Menjual GANJA ACEH
Untuk Pengobatan Herbal di:
http://toko-ganja.blogspot.co.id
Tampilkan postingan dengan label tips tips bertrading. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips tips bertrading. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

Beli Bawah Jual Atas



Kebahagiaan tidak datang dari keberuntungan besar yang jarang terjadi, namun keuntungan kecil yang terjadi setiap hari.
Benjamin Franklin

Seperti pesawat yang melesat meninggalkan bumi, harga saham seringkali bergerak melawan gravitasi. Makin tinggi harga saham, kemungkinan terus naik semakin besar. It sounds crazy, how does it works? Begitulah optimisme investor bekerja.

Sering investor telat membeli, karena harga keburu naik. Antusiasme pasar terhadap saham tertentu kadang kala melewati batas psiologis. Meski sering kejadian setelah harga mroket langsung turun secepat kilat, hingga tidak sempat cut loss.

Pengalaman di bursa menyimpulkan, bahwa harga selalu naik dan turun (fluktuasi). Setelah naik pasti akan turun lagi, walaupun harga sebenarnya akan terus naik. Itulah secret of nature! Rahasia yang membentuk pola dan perilaku pasar. Dengan memahami pola dan perilaku ini, investor akan banyak terbantu setidaknya memahami apa itu beli bawah jual atas (buy low sell high)

Beli bawah jual atas, siapa yang tidak mengenal jurus ini. Jurus paling tua yang tetap tidak tergantikan hingga sekarang. yang menjadi pertanyaan, kapan harga suatu saham bisa dikatakan murah, sebab murah atau mahal adalah persepsi. Begitulah yang ditulis oleh Fred Hager "buy low sell high illusion". Banyak investor yang terjebak dengan teori ini karena memukul rata untuk semua saham. Saham bagus biasanya tidak terlalu dihargai murahdibandingkan harga saham lainnya, lain halnya dengan saham keranjang sampah yang selalu murah.

Rencana beli bawah jual atas, kadang buyar karena pengaruh fear and greed, sebaliknya malah yang terjadi "beli atas jual bawah".
Pengaruh ini terjadi biasanya karena fluktuais pasar yang tidak menentu. Mengapa bisa terjadi, karena memang tidak ada ayang mampu memastikan pergerakan harga yang begitu kompleks. Tanpa pasar bearish yang menurunkan harga saham, siapapun yang menungguuntuk membeli saham murah akan merasa tertipu dan serigkali, pada akhirnya tak lagi menghiraukan semua peringatan dan terjun masuk ke pasar dengan membabi buta.

Para chartist  suka dengan strategi beli bawah jual atas, cukup dengan memperhatikan tren berdasarkan garis support dan ressistance dan berbagai indikator lain yang memberikan signal untuk membeli, atau dengan strategi empat satu, yang akan kami jelaskan di artikel selanjutnya.

Tips Beli bawah Jual atas:

1. Pilihlah saham big caps dengan tren pertumbuhan bagus. Pada kondisi pasar normal, saham big caps memiliki tren terus tumbuh. Sebelum saham tersebut naik ke tingkat yang lebih tinggi, maka saham akan turun untuk naik kembali. Nah saat yang tepat untuk masuk adalah ketika harga saham tersebut sudah turun cukup dalam.

2. Saat crash atau krisis, bersabarlah untuk tidak tergoda masuk pasar. Tunggulah harga benar-benar murah setelah turun sangat dalam. Mulailah mengoleksi saham setelah ada tanda-tanda krisi akan berakhir.

3. Koleksilah saham big caps yang harganya jauh lebih murah dari harga rata-rata industri nya.

4.Bisa mengikuti formula empat satu.

5. Follow the trend
Share:

BERANI CUT LOSS

"Saya tidak tahan melihat ada tinta merah di kolom laba rugi," seorang diva bergidik dalam sebuah wawancara. "Saya seorang taurus, anteng akan bereaksi dengan warna merah," sambungnya. " Jika saya melihat warna merah, saya akan menjual saham saya secepatnya."
Barbra Streisand
Pernahkah Anda menemukan pengendara mobil yang tidak pernah mengalami kempes ban selama hidupnya. Syangnya, Anda pasti sulit untuk menemukan the luky man seperti itu. Begtu juga dalam perdagangan saham, tidak ada investor yang selalu untung sepanjang hidupnya. Kalaupun dia sukses, pasti kerugiannya lebih sedikit dari keuntungannnya.

Kalaupun sering untung, salah satu strategi andalan mereka adalah cut loss, berani memotong kerugian agar kerugian tidak semakin dalam. Cut loss menjadi startegi efektif saat kondisi pasar sedang bearish atau crash.

Cut loss merupakan keputusan yang paling berat karena anda harus merealisasikan kerugian. bisa dibayangkan jika bursa crash , harga saham turun sejadinya dan anda berhadapan dengan situasi apakah tetap memegang saham yang ikut longsor atau melepasnya. Secara naluriah Anda tidak tega melihat uang terbang begitu saja. Tapi itulah keputusan cepat yang harus Anda ambil agar kerugian bisa diperkecil dan Anda bisa lincah membuka posisi baru.

Anda harus realistis menyadari bahwa keputusan cut loss juga berlaku untuk saham big caps yang memiliki fundamental kuat sekalipun. Meski saham big caps relatif lebih cepat puling dibanding small caps, tetapi tetap saja lama.

Banyak investor yang cuma merealisasikan untung hanya beberapa poin saja, namun harus menanggung kerugian besar karena harga terus turun dan dibiarkan. investor merasa bahwa pasar tidak fair. Meski, ada juga investor yang tidak pedulidengan fluktuasi harga saham. Lebih memilih hold, wait and see, sambil melakukan averaging down, langkah ini cukup manjur jika penurunan harga saham bukan karena krisis atau resesi.

TIPS CUT LOSS:


1. Anda wajib selalu mencermati perkembangan ekonomi dunia dan regional, pergerakan harga energi dunia, komodiatas, emas, suku bunga pengangguran, logam, krisis ekonomi, dan peka terhadap situasi politik. Anjloknya indeks saham Dow Jones, Hang Seng, Nikkei, Kospi menjadi sinyal alert bagi anda untuk cut loss. Kalaupun Anda cukup sibuk, anda bisa memantau melalui pialang yang anda percayai.

2. Anda juga wajib mencermati, apabila sebab penurunan harga saham akan mempengaruhi fundamental perusahaan dalam jangka panjang misalnya hiangnya hak monopoli penurunan harga pasar, suku bunga naik, penurunan penjualan atau laba, dan ersolan hukum. Berani cut loss dan memindahkan portofolioke saham lain menjadi keputusan yang tepat.

3. Penurunan IHSG juga akan menekan harga saham bigcaps. Apabila tren turun terus berlanjut, lakukanlah cut loss and wait! Beli kembali pada saat harga termurahnya.

4. Berani cut loss untuk saham keranjang sampah, miliki saham hanya yang memiliki signal untuk terus tumbuh.

5. Bagi tektok trader, mewaspadai penurunan harga karena aksi profit taking dengan berani cut loss dan membuka posisi baru ketika harga sudah murah (menyentuh garis support)

6. Be careful of red friday, biasanya bursa dipenuhi sentimen profit taking, untuk mengantisipasi ketidak pastian pasar selama masa libur.

7. Keputusan cut loss sangat berat, namun berubah menjadi melegakan karena saham investor terhindar dari nyangkut.

8. Dont be panic! Just cut loss...
Share:

Minggu, 05 Juni 2011

Bahaya Over Trading

Oleh Gainscope.com
Misalkan anda berperilaku seakan akan Tuhan ada, dan anda menjalani hidup yang baik dan tanpa dosa, ketika sebenarnya Tuhan tidak ada. Anda tidak menikmati bayak hal dalam hidup, tapi tentu saja ada balasannya. Sekarang, misalkan anda berperilaku seakan akan Tuhan tidak ada, menghabiskan hidup Anda dalam dosa, keegoisan dan nafsu ketika sebenarnya Tuhan ada. Anda mungkin mendapatkan kegembiraan dan kesenangan dalam hidup anda yang singkat, namun, ketika hari perhitungan datang, anda akan mendapatkan asalah besar.
Eksperimen Pemikiran Peter Bernstein

Sesuatu yang berlebihan pasti berdampak apapun terhadap lainnya. makan terlalu banyak juga bukan solusi bagi anda pengguna pelangsing obat diet paling mahal. Kontrol kesehatan trading anda dengan  trading plan  yang baik, toh besok bursa masih buka. Tidak di awang-awang, mendaratlah!
Beberapa faktor yang mendorong over trading:

1. Menelan bulat-bulat rekomendasi pialang
     Rekomendasi pialng harus membantu Anda dalam mengambil keputusan. Namun terkadang pialang lebih tertarik terhadap fee. semakin aktif Anda bertransaksi, fee semakin deras mengalir ke kantong pialang. cobalah menjalin persahabatn dengan seorang analis pasar atau anda dapat berlangganan informasi pasar dan rekomendasi dari berbagai situs yang menyediakan jasa tersebut. Akan membantu Anda lebih objektif mengambil keputusan.

2. Memiliki Tekhnik dan Strategi
Anda mesti membuat beberapa prosentasi target return yang rasional dalam sebulan ataupun setahun, dan kerugian yang dapat Anda tolerir, stop! menggunakan jurus mabok, nabrak sana, nabrak sini, apalagi terjebak dalam saham gorengan, maka kiamat kecil akan datang bagi Anda yang lengah.

3. Kemajuan Tekhnologi
Kemajuan tekhnologi memberikan dampak luar biasa bagi kehidupan kita. Namun, tidak bagi mental yang menganggap bahwa tekhnologi adalah segalanya.  Kecepatan bisa menjadi masalah bagi rem blong, yang membuat portofolio anda semakin tertekan karena anda terlalu asik trading tanpa batas.

4. Bukan Judi
Membandingkan bursa saham dengan meja kasino adalah masalah besar. Anda harus respect terhadap apa yang anda kerjakan. Menghabiskan koin terakhir dalam meja yang sama hanya akan merobek kantong anda sendiri. Berdoalah sebelum trading! Untuk mengingatkan diri sendiri agar lebih jernih dan sabar ketika trading



Share:

pcash

Lazada