Jual Ganja ACEH

Ada Stok GANJA
Menjual GANJA ACEH
Untuk Pengobatan Herbal di:
http://toko-ganja.blogspot.co.id

Senin, 06 Juni 2011

MENGENAL BURSA SAHAM




�Seorang sopir truk kumal memberi tumopangan kepada seorang eksekutif bertampang sukses. Ketika melihat selembar foto pantai tropis didasbor truk, sang eksekutif terusik bertanya , �liburan�? � Sebenarnya� balas si sopir, � itu rumah saya�. Tak percaya dan takjub, si eksekutif kembali berkata, �seperti sebuah pulau.� Dengan senyum kemenangan yang disembunyikan, si sopir menjawab, �secara teknis, itu sebuah negara�
Iklan Morgan Stanley

Pernahkan anda mendengar cerita seorang karyawan sebuah perusahaan telekomunikasi, karena kebiasaan menyadap telepon mendadak kaya dengan membeli saham. Itulah kisah spektakuler yang menimpa seorang Aristotle Onassis muda, salah satu orang terkaya dunia pada zamannya atau lebih dikenal sebagai raja tanker. Dan anda tidak perlu repot repot seperti Onassis untuk menjadi kaya raya.
Saham, merupakan satu dari sekian banyak pilihan investasi. Semakin diminati oleh semua kalangan, bahkan telah merambah mahasiswi sampai ibu ibu rumah tangga. Sosialisasi serta akses yang semakin mudah, menjadi sarana bagi siapa saja untuk bisa turut main saham dimana saja.

Diatur teratur, aman dan efisien menjadikan saham, dengan pengkodean indeks saham sendiri. Misalnya beberapa bursa saham yang cukup awam terdengar oleh telinga kita, indeks Nikkei Jepang, Hang Seng Hongkong, Kospi Korea dan indeks Dow Jones Amerika.
Intinya bursa saham mencerminkan kemajuan perekonomian suatu negara. Bursa berperan sebagai media mempertemukan berbagai pihak yang saling membutuhkan antara perusahaan, investor, dan negara. Perusahaan, berkomitmen membagi sebagian porsi saham yang dimilikinya kepada publik, dengan kompensasi mendapatkan dana segar guna mendukung operasionalisasi dan pengembangan perusahaannya. Dengan demikian pemerataan pendapatan masyarakat semakin meningkat seiring pula dengan semakin baiknya perekonomian suatu negara.

Seperti mall yang menyediakan banyak produk pilihan, lebih 400 saham diperdagangkan setiap hari di Bursa Efek Indonesia (BEI), meski tidak semuanya aktif. Dengan nilai transaksi perdagangan rata-rata mencapai tiga hingga lima triliun rupiah. Terus tumbuh dan semakin bergairah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai emerging market yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi yang cukup cepat, bursa saham Indonesia sangat menarik bagi masuknya investasi asing/ Sejauh ini, sekitar 60 persen transaksi perdagangan BEI masih domotori secara aktif oleh investor asing. Sehingga baik langsung atau tidak langsung, bursa saham Indonesia terkoneksi dengan bursa saham dunia lainnya.

WAKTU TRANSAKSI BURSA
Hari bursa berlangsung dari Senin sampai dengan Jumat, kecuali libur nasional atau libur yang jadwalnya diatur oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Setiap harinya, jadwal perdagangan di lantai bursa dilakukan dalam dua sesi :
Hari
Sesi 1 (WIB)
Sesi 2 (WIB)
Senin s/d Kamis
09.30 � 12.00
13.30 � 16.00
Jumat
09.30 � 11.30
14.00 � 16.00

PENYELESAIAN TRANSAKSI SAHAM
Sejauh ini, mesti memang belum kelas mengapa penyelesaian transaksi jual atau beli saham selamat T+3 (artinya, tiga hari setelah transaksi terjadi atau done), padahal seharusnya bisa lebih cepat kalau mau! Perusahaan sekuritas butuh waktu sehari lebih lama untuk proses pembayaran ke SRO (self regulatory organization) dalam hal ini, KPEI (kliring Penjaminan Efek Indonesia) dan KSEI (Kliring sentral Efek Indonesia)
  
   Sebagai ilustrasi, setelah membeli suatu saham, Investor wajib menyetor sejumlah dana senilai harga saham yang dibeli plus komisi (fee) ke rekening perusahan sekuritas, selambatnya 3 hari setelah hari pembelian saham. Sebaliknya, setelah investor menjual sahamnya, perusahaan wajib menyetorkan dana senilai harga saham yang dijual ke rekening bank investor pada T+3.

SATUAN PERDAGANGAN (LOT)
Sesunggguhnya tak ada batasan minimal pembelian saham. Hanya untuk mempermudah perdagangan, BEI mengeluarkan istilah lot, yaitu satuan perdagangan. Dan minimal pembelian suatu saham adalah satu lot yang berarti 500 lembar saham.
                Sebagai contoh, anda ingin membeli saham PT Aneka Tambang (ANTM) pada harga Rp 2000, maka dana minimal yang harus anda sediakan untuk memiliki saham tersebut adalah (500 lembar saham X 1 lot X rp 2000), sejumlah 1 juta rupiah.
Saham yang jumlahnya kurang dari 500 lembar (odd lot) dapat diperdagangkan di pasar negoisasi.


PERUBAHAN HARGA SAHAM (FRAKSI)
Sejak awal Januari 2005, BEI menetapkan kebijakan baru terkait fraksi harga saham, yang bertujuan untuk meningkatkan likuiditas bursa.
Harga
Fraksi
< Rp 200
Rp 1
Rp 200 s/d < Rp 500
Rp 5
Rp 500 s/d < Rp 2000
Rp 10
Rp 2000 s/d < Rp 5000
Rp 25
>Rp 5000
Rp 50

Fraksi perubahan harga saham, menentukan besaran perubahan harga yang diperbolehkan pada suatu saham. Artinya, saham yang berharga dibawah Rp 200 boleh berubah dengan pecahan Rp 1
Sebagai contoh, saham A berharga Rp 150, selanjutnya perubahannya adalah kelipatan satu, menjadi Rp 151, Rp 152, Rp 153 dan seterusnya. Namun, saat harga saham tersebut mencapai Rp 200, pecahan perubahan harganya menjadi Rp 5. Artinya anda hanya boleh memasang harga penawaran jual dan beli pada harga Rp 205, Rp 210, Rp 215 dan seterusnya. Pesanan anda akan ditolak, bila memasang pada harga Rp 201, Rp 207, Rp 228 atau lainnya.

PAJAK
Aturan berkaitan pajak selalu berubah. Oleh karenanya, investor wajib memahami pajak apa saja yang dibebankan dalam setiap perdagangan saham:
Pertama, investor akan dibebani biaya komisi (fee) beli dan jual sekitar 0.15 dan 0.25 persen dari transaksi yang terjadi. Kedua, levy yaitu biaya yang dikeluarkan investor sebesar 0,033 persen untuk Bursa Efek Indonesia. Ketiga, VAT yaitu biaya yang dikeluarkan investor untuk KSEI (kustodian sentral efek Indonesia) sebesar 0,01 persen. Keempat, biaya yang dikeluarkan investor untuk KPEI (kliring penjaminan efek Indonesia) sebesar 0,01 persen. Kelima, capital gain tax atau pajak penghasilan (Pph), yaitu pajak penghasilan atas transaksi jual sebesar 0,1 persen. Keenam, pajak deviden pajak yang dibebankan kepada investor sebesar 20 persen dari setiap deviden yang diterima.
Total dari seluruh beban komisi dan pajak yang ditanggung investor dari setiap beli dan jual biasanya adalah sekitar 0,25 sampai dengan 0,35 persen diluar pajak deviden.

AUTO REJECTION
Guna mengatur pelaksanaan perdagangan saham yang teratur, wajar dan efisien, Januari 2009 Bapepam mengeluarkan aturan pembatasan penawaran tertinggi dan terendag atas suatu saham (auto rejection).
Harga
Auto Rejection
Rp 50 s/d Rp 200
35%
Rp 200 s/d < Rp 5000
25%
>Rp 5000
20%

Dengan mengacu pada harga pembukaan atau harga penutupan bursa kemarin, JATS (Jakarta automatic system) akan menolak harga penawaran lebih dari 35 persen untuk saham dalam rentang harga Rp 50 sampai dengan Rp 200.
Sebagai contoh, saham A seharga Rp 100, maka batas penawaran tertinggi adalah Rp 135 dan batas terendah adalah Rp 65. Pesanan anda akan gagal atau ditolak jika melakukan penawaran di atas harga Rp 136 atau dibawah harga Rp 64.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

pcash

Lazada